Puisi: Pada Menit ke 27 detik ke 50

Sepotong gulita, meruapkan mimpi esok Tiada lagi dendam kesumat. Bayangan kekalahan luruh di ujung jari renta Kan kuketik harap dengan cinta, Kemanusiaan dan susastra membungkus citra Ayo berlari, Sidoarjo.. Kejarlah mimpi agar jadi nyata Mungkin esok tlah tiada.. Selagi  usia yang tak pernah slamanya ada Kubenamkan aku dalam bara rahsia Ini demi semua dan untuk…