Puisi: Pada Menit ke 27 detik ke 50

Sepotong gulita,
meruapkan mimpi esok
Tiada lagi dendam kesumat.
Bayangan kekalahan luruh di ujung jari renta

Kan kuketik harap dengan cinta,
Kemanusiaan dan susastra membungkus citra
Ayo berlari, Sidoarjo..
Kejarlah mimpi agar jadi nyata

Mungkin esok tlah tiada..
Selagi  usia yang tak pernah slamanya ada
Kubenamkan aku dalam bara rahsia
Ini demi semua dan untuk yang ada

@,redaksi,2018

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s