Menafsir Arah Keluhan Masyarakat

Apa problem yang paling banyak dikeluhkan masyarakat? E-KTP jawabnya. Setidaknya ada 11 problem yang paling banyak dikeluhkan masyarakat. E-KTP menduduki ranking pertama, disusul dengan infrastruktur jalan dan pengairan rusak, selanjutnya  penataan Pedagang Kaki Lima, kurangnya air bersih untuk rumah tangga, pelayanan administrasi di kantor desa, kelurahan dan kecamatan, parkir kendaraan liar, perijinan usaha, soal pendidikan, sampah, pelayanan kesehatan di puskesmas dan RSUD dan terakhir problem banyaknya gepeng dan anak jalanan.

Data P3M, pada 2017 total ada 607 keluhan dan yang layak didistribusikan (bukan hoax) sebanyak 494. Pengaduan yang direspon OPD sebanyak 365 pengaduan. Pengaduan yang tidak terjawab total berjumlah  242 pengaduan. Rendahnya respon SKPD, membuktikan satu hal: pemerintah masih abai terhadap keluhan warganya.

Padahal abai adalah tindakan yang tanpa dasar. Siapa subyek pembangunan? Rakyat jawabnya. Mereka membayar pajak, menggaji aparat dan membiayai pembangunan. Sedangkan pemerintah, pelaksana pembangunan. Wajib hukumnya menuruti kehendak masyarakat. Vox Populi, Vox Dei. “Suara rakyat adalah suara Tuhan.” Penafsiran luasnya: utamakan suara rakyat karena sejatinya pemerintah ada untuk mereka.

Apa susahnya merespon pengaduan masyarakat? Satu jawaban yang jujur penyedia layanan publik (baca: pemerintah) tentu sangat diharapkan. Jawaban juga merupakan pertanggungjawaban atas kinerja yang wajib dikomunikasikan sehingga tidak terjadi salah persepsi dan salah interpretasi.

Kalau boleh menilai, kemampuan pemerintah mengkomunikasikan hasil kinerja dengan bahasa yang dipahami masyarakat masih sangat rendah. Padahal di era keterbukaan sekarang ini, kemampuan komunikasi yang rendah berakibat fatal. Kejadian di Wonoayu beberapa saat lalu, di mana ada warga yang keluhannya tidak cepat dijawab dan dikomunikasikan menjadi contoh nyata.

Bermunculannya media-media baru, seperti media sosial perlu direspon secara positif. Bukan malah dijauhi dan dianggap angin lalu. Data dari Pusat Pelayanan Pengaduan Masyarakat (P3M) Maret 2018, media keluhan masyarakat yang paling banyak dipakai adalah media sosial. Sedangkan ada lima SKPD yang mendapatkan keluhan masyarakat terbanyak yaitu Dinas PU PR, Dispendukcapil, Dishub, dan dua kecamatan yaitu Wonoayu dan Sidoarjo.

Kinerja pemerintah salah satu tolak ukurnya kemampuannya menyediakan layanan publik yang efisien, efektif dan akuntabel. Inilah wujud praktik demokrasi dalam pelayanan publik yaitu memberi kesempatan pada masyarakat untuk menyampaikan keluhan bila pelayanan yang diterimanya tidak sesuai harapan atau yang dijanjikan oleh pemberi layanan.

UU No. 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik Pasal 18 ayat (c) menggarisbawahi bahwa masyarakat berhak mendapatkan tanggapan terhadap keluhan. Hak tiap orang untuk mengeluh dan menanggapi keluhan adalah kewajiban pemerintah. Banyaknya keluhan membuktikan warga semakin perduli pada daerahnya. Bila masyarakat perduli maka harusnya pemerintah perlu berlipat-lipat perduli pula dengan cara perlu terus berbenah memperbaiki kinerjanya agar semakin profesional.

Transparansi adalah standar pelayanan publik. Semua informasi terkait penanggungjawab pelaksana pelayanan, prosedur pelayanan, rincian waktu dan biaya penyelesaian serta hal-hal yang terkait pelayanan publik wajib diinformasikan secara transparan agar mudah diketahui dan dipahami oleh masyarakat. Termasuk di dalamnya adanya sarana untuk menampung aspirasi pengaduan dan kritik dari masyarakat.

Inilah ruh dari  UU No. 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Pesannya jelas: jangan coba-coba sembunyikan infomasi apapun terkait pelayanan publik terkecuali informasi yang khusus yang telah diuji konsekuensi oleh Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Informasi yang lainnya harus transparan. Sebelum masyarakat menagihnya melalui keluhan di media yang mudah dan murah.

REDAKSI

@@@

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s